Rangkaian Pembinaan Asman Toga Asy-Syifa Asri

Rangkaian Pembinaan Asman Toga Asy-Syifa Asri

CAMPURASRI.NGAWIKAB.ID – Asman Toga merupakan kepanjangan dari Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga. Asman Toga sendiri merupakan upaya masyarakat untuk memelihara kesehatannya dan mengatasi masalah kesehatan ringan secara mandiri dengan memanfaatkan Toga (Taman Obat Keluarga).

Dalam upaya ini, Desa Campurasri Kecamatan Karangjati telah memiliki Kelompok Asman Toga yang dinamakan Asman Toga Asy-Syifa Asri 3 tahun yang lalu.

Asy-Syifa Asri sendiri telah memiliki lahan tanaman obat di pekarangan Ketuanya, Ibu Suwarti,S.Pd, serta sudah mampu membuat produk olahan jamu “JARE SEPI” (jahe gula aren serai jeruk nipis). Namun demikian, pembinaan-pembinaan tetap dilaksanakan demi tercapainya Asman Toga yang makin baik.

Seperti halnya kemarin hari Rabu (17/11), UPT Puskesmas Karangjati melaksanakan pembinaan kepada semua pengurus Asman Toga Asy-Syifa Asri dengan pendampingan ibu Ketua TP-PKK.

Berikut ini rangkaian kegiatan pembinaan yang dilaksanakan :

pemberian materi
Proses Peracikan Bahan dari tanaman obat (TOGA)
proses pembuatan minuman/jamu dari TOGA
Proses Pengemasan Produk

“Semoga pembinaan dan pelatihan-pelatihan semacam ini terus bisa terlaksana demi kemajuan Asman Toga Asy-Syifa Asri. Kami ucapkan banyak terimakasih atas semua ilmu yang diberikan UPT PKM Karangjati,” ucap Ny.Lilik Nuraini selesai acara

Share and Enjoy !

Shares
BLT DD BULAN KESEBELAS TELAH DITERIMA 19 KPM

BLT DD BULAN KESEBELAS TELAH DITERIMA 19 KPM

CAMPURASRI.NGAWIKAB.ID – Mendasar Surat Camat Karangjati, Kabupaten Ngawi nomor : 900/1469/404.316/2021 tertanggal 7 Oktober 2021 perihal penyampaian jadwal dan syarat penerimaan BLT desa bulan kesebelas tahun 2021, maka pada hari Kamis (18/11) lalu, secara serentak seluruh KPM di wilayah kecamatan Karangjati menerima penyaluran BLT Desa.

Seperti pada penerimaan bulan sebelumnya, guna menghindari kerumunan dan memaksimalkan protokol kesehatan, penyerahan BLT bulan kesembilan untuk 17 desa seKecamatan Karangjati ditentukan dan dibagi lokasinya di 3 (tiga) yaitu di aula Kecamatan Karangjati, Balai Desa ringinanom dan Balai Desa Danguk.

Seperti sebelumnya, syarat penerimaan BLTD bulan kesembilan masih sama seperti penerimaan bulan kemarin. Untuk Desa Campurasri, BLT Desa Bulan Kesepuluh diterimakan kepada 19 KPM, sedangkan masing masing KPM menerima sebesar Rp. 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah).

Dengan pendampingan 3 perangkat desa yaitu Subroto, Dicky Ervanda dan Darno maka proses penyerahan BLT Desa berjalan lancar mulai pukul 09.00 WIB, serta mematuhi protokol kesehatan.pendampingan penyerahan BLT oleh petugas Bank Jatim bersama perangkat desa.

Pada bulan sebelumnya, 2 KPM Desa Campurasri berkurang karena ada meninggal dunia atas nama Rasiyem dan Sarinem dan telah dilaksanakan proses penghapusan ke DPMD. Tapi setelah terlaksana penerimaan BLT bulan kesepuluh ternyata dalam laporan realisasi salur berkurang lagi 1 KPM atas nama Dewi Syamsiah karena telah menerima bantuan sosial lainnya selain BLT yakni dari PKH sehingga bulan sebelas ini BLT diterimakan kepada 19 KPM” terang Suparji Sekretaris Desa Campurasri.

proses penerimaan BLTD bulan kesebelas di Desa Danguk

Lanjut Suparji, “Dari penerima BLTD yang tinggal 19 orang tersebut ada 1 lagi KPM atas nama Sailah yang meninggal dunia, akan tetapi BLT bisa diambil karena masih ada ahli waris dalam 1 keluarga yaitu suaminya.”

Kepada 19 KPM diharapkan bisa memanfaatkan BLT Desa yang cair bulan kesebelas kali ini, “Semoga di situasi yang mulai normal kali ini, BLT Desa yang diterima 19 KPM bisa memberikan manfaat dan bisa membantu memenuhi pemenuhan kebutuhan primer KPM sampai bulan ke – 12 (dua belas),” jelas Sutrisno selaku Kepala Desa Campurasri.

Share and Enjoy !

Shares
“TRADISI LABUHAN”, DO’A DAN SEDEKAH PETANI DI PERMULAAN MUSIM TANAM

“TRADISI LABUHAN”, DO’A DAN SEDEKAH PETANI DI PERMULAAN MUSIM TANAM

CAMPURASRI.NGAWIKAB.ID – Jum’at pagi ( 11/11) Perangkat Desa Campurasri, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi beserta warga masyarakat desa melaksanakan tradisi “labuhan”. Tradisi “Labuhan” dipegang teguh dan di lestarikan oleh para petani Campurasri sebagai media pemanjatan do’a dengan melaksanakan selamatan diniatkan sebagai sedekah sebelum menggarap sawah.

Kepala Desa Campurasri membuka acara “labuhan” di persawahan Campurasri “Labuhan” sendiri berasal dari kata labuh yaitu musim/ masa labuh yaitu masa tenggang antara kemarau dan musim penghujan. Masa labuh ini petani mulai mempersiapkan lahan sawahnya,dengan cara membersihkan ilalang maupun gulma sebelum sawah di tanami kembali.

Kepala desa Campurasri membuka selamatan labuhan didampingi perangkat desa Dusun 1 dan 2

Acara labuhan di Campurasri dilaksanakan di 3 lokasi yaitu di persawahan Dusun 1 dan Dusun 2, satu lokasi Sumur Sibel BumDes Artaasri Dungwaluh dan di Punden Dungwaluh”, keterangan Bapak Sutrisno Kepala Desa Campurasri.

Bapak Sekretaris Desa Campurasri sendiri yaitu Bapak Suparji memimpin Labuhan di Sumur Sibel BumDes Artaasri DungwaluhPetani yang terdiri dari Perangkat Desa, BPD, Tokoh Masyarakat, tokoh HIPPA dan Pengurus Kelompok tani menyatu berkumpul dengan membawa shodaqohan/ sedekah berupa tumpeng maupun berkat kecil. Sementara labuhan di Punden Dungwaluh dilakukan warga bersama Kepala Dusun Dungwaluh.

tokoh agama memimpin acara doa tradisi Labuhan

Petani dipimpin tokoh agama secara bersama – sama memanjatkan do’a kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan suatu harapan penghujan segera datang. Semoga hujan memberi berkah satu tahun ke depan sehingga hasil petani bisa melimpah ruah dan dijauhkan dari hama penyakit.

Tokoh Agama memimpin do’a LabuhanTumpeng an berkat labuhan terkumpul untuk dimakan bersama dalam acara labuhan dan sebagian berkat dibagikan warga sekitar yang menghendaki terutama dibagikan warga yang miskin.

Berkat sebagai wujud sedekah melimpah ruah

Selain membawa sedekah makanan dalam labuhan, petani juga menyelipkan uang seikhlasnya sebagai BINAT. Binat sendiri berasal dari kata “Bi Niat” yang memiliki makna semua niat shodaqoh/ sedekah harus ikhlas untuk berkah petani. Binat yang terkumpulpun dipakai untuk kegiatan di masjid desa.Sangat banyak nilai religi, sosial dan budaya terkandung dalam acara labuhan. Semoga tradisi labuhan tetap lestari sepanjang masa. Semoga do’a awal musim tanam petani diijabah Allah SWT. Sukses dan jaya selalu petani Indonesia, Campurasri Yessss !!!!!

Share and Enjoy !

Shares
WARGA SEMANGAT IKUTI VAKSINASI ASTRA ZENECA DOSIS DUA GELOMBANG II

WARGA SEMANGAT IKUTI VAKSINASI ASTRA ZENECA DOSIS DUA GELOMBANG II

CAMPURASRI.NGAWIKAB.ID- Dalam rangka percepatan untuk menekan angka penyebaran COVID-19, salah satu usaha yang dilaksanakan pemerintah adalah vaksinasi sebagai kekebalan tubuh. Jenis vaksin yang terlaksana di desa biasanya adalah vaksin Sinovac dan Astra Zeneca.

Kalau pada waktu sebelumnya, untuk Vaksinasi di Desa Campurasri Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi kegiatannya dilaksanakan oleh pihak POLRES ngawi maka pada Selasa (09/11) petugas vaksin adalah dari UPT PKM karangjati. Vaksinasi kali ini merupakan Vaksinasi dosis kedua pada gelombang ke-2 sebelumnya.

Warga Campurasri sebanyak 191 orang secara antusias, semangat dan tertib mengantri kegiatan vaksin yang bertempat di balai desa Campurasri.

Vaksinasi berjalan dengan lancar, karena dimulai dari pukul 08.30 pagi dan selesai pukul 11.30 WIB. Dua hari sebelum pelaksanaan vaksinasi tersebut warga diharapkan mendaftar kepada ketua RT. Sedangkan dalam pelaksanaan petugas vaksinasi dibantu oleh perangkat desa,kader dengan pendampingan dari Tim Polsek, Koramil, dan Sekretaris Camat Karangjati.

Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya.Dalam rangka mendukung program pemerintah tersebut dilaksanakan kesinambungan vaksinasi Astra Zeneca dosis kedua,” jelas Sutrisno Kepala Desa Campurasri didampingi Kapolsek Karangjati AKP Suyadi.

Share and Enjoy !

Shares
WARGA ANTUSIAS SERBU VAKSINASI SINOVAC DARI POLRES NGAWI

WARGA ANTUSIAS SERBU VAKSINASI SINOVAC DARI POLRES NGAWI

CAMPURASRI.NGAWIKAB.ID- Dalam rangka percepatan untuk menekan angka penyebaran COVID-19, salah satu usaha yang dilaksanakan pemerintah adalah vaksinasi sebagai kekebalan tubuh. Jenis vaksin yang terlaksana di desa biasanya adalah vaksin Sinovac dan Astra Zeneca.

Kalau pada waktu sebelumnya, untuk Vaksinasi di Desa Campurasri Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi kegiatanny dilaksanakan oleh petugas daru UPT PKM karangjati, maka pada hari Sabtu (23/10) kemarin Vaksinasi jenis Sinovac dosis pertama gelombang ke-6 terselenggara dari Tim vaksinasi dari POLRES Ngawi.

Warga Campurasri sebanyak 400 orang secara antusias dan tertib mengantri kegiatan vaksin yang bertempat di balai desa Campurasri.

antusiasme warga mengikuti kegiatan vaksinasi dari Polres

Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya.Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk percepatan vaksinasi masyarakat khususnya Campurasri dan diutamakan dari usia lansia, maka tim Vaksinasi Polres Ngawi memberikan pelayanan vaksin Sinovac dosis pertama,” jelas Pak Agus dari Polres Ngawi didampingi oleh Kapolsek Karangjati AKP Suyadi.

Dua hari sebelum pelaksanaan vaksinasi tersebut warga diharapkan mendaftar kepada ketua RT. Sedangkan dalam pelaksanaan petugas vaksinasi dari Polres Ngawi dibantu oleh perangkat desa dengan pendamping an dari Tim Polrek, Koramil, dan Sekretaris Camat Karangjati.

pelayanan Vaksin oleh tim nakes Polres Ngawi

Vaksinasi berjalan dengan lancar, karena dimulai dari pukul 07.30 pagi dan selesai pukul 11.30 WIB. Kelancaran giat vaksin juga karena kesigapan tim vaksin dari Polres Ngawi yang jumlahnya cukup memadai dan dibagi 4 titik.

Kami mewakili seluruh warga desa Campurasri menghaturkan banyak terimakasih dengan diberikannya jatah vaksin Sinovac kepada 400 warga. Semoga dengan bertambahnya warga yang mengikuti Vaksin kali ini, makin meningkatkan prosentase vaksin di Desa Campurasri. Untuk kedepannya kepada ketua RT/RW diharapkan tetap menghimbau terus warga untuk mensukseskan kegiatan vaksinasi,” harap Sutrisno Kepala Desa Campurasri.

Share and Enjoy !

Shares
INOVASI “SAMBANG LURUNG” DESA CAMPURASRI

INOVASI “SAMBANG LURUNG” DESA CAMPURASRI

CAMPURASRI.NGAWIKAB.ID – Sekarang ini banyak sekali dilaksanakan giat pemerintah dalam rangka memantau langsung perkembangan pembangunan di daerah, seperti halnya adanya giat Bupati Ngawi Sambang Desa. Serupa dan seiring dengan giat Sambang Desa Bapak Bupati Ngawi, di Desa Campurasri Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi juga dilaksanakan program/ giat inovasi : SAMBANG LURUNG.

Sambang Lurung berasal dari 2 kata Sambang dan Lurung. Untuk sambang bermakna bertandang/ menjenguk/ menengok, sedangkan lurung berarti jalan kecil di desa. Jadi makna Sambang Lurung berarti giat warga bertandang dan menjenguk jalan desa sampai lorong terkecil. Yang jadi pemikiran bukankah, tiap hari jalan juga dilewati, berarti kan secara otomatis ditengok?

Kebersihan jalan lorong terkecil lingkungan dengan membakar sampah daun bambu kering

Dalam konsepnya, sambang Lurung tak sekedar “cuma” menengok saja, akan tetapi juga dibarengi aktivitas pemeliharaan terhadap jalan desa itu sendiri. Untuk inovasi sambang Lurung ini diprakarsai oleh ketua RT 03/03 Dusun Campurasri I yaitu Bapak Soni, dilaksanakan seminggu sekali dengan aktivitas kerja bakti kebersihan sekitar jalan.

Kami memelihara kebersihan jalan kecil hingga lorong terkecil dengan kerjabakti tiap seminggu sekali per hari Jum’at. Sampah daun disapu dan dibakar warga. Selokan dibenahi serta pembenahan kabel listrik lampu jalan yg renggang,” terang Sony.

Pak RT Sony memimpin giat Sambang Lurung di Lingkungan RTnya

Suratman selaku kepala dusun Campurasri 1 sangat mendukung giat Sambang Lurung yang bertujuan untuk kebaikan lingkungan masing-masing.

Kebersihan Lingkungan Jalan ke Makam juga diperhatikan

Semoga giat Sambang Lurung bisa terlaksana Istiqomah dan bisa menjadi contoh lingkungan di dusun lainnya. Kami dari pemerintah desa Campurasri sangat mengucapkan terimakasih karena giat Sambang Lurung terlaksana dengan kesadaran warga pribadi dan juga iuran gotong-royong swadaya dalam hal konsumsi saat kerja bakti. Mari, semangat selalu memajukan desa Campurasri dengan segala kemampuan kita,” harap Sutrisno selaku Kepala Desa Campurasri.

Share and Enjoy !

Shares